http://inginkamutahu.blogspot.com/2014/10/ikan-gurameh.html

Jumat, 17 Oktober 2014

ikan gurameh

Gurami

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
?Ikan Gurami
Osphronemus goramy
Osphronemus goramy
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Perciformes
Famili: Osphronemidae
Genus: Osphronemus
Spesies: O. goramy
Nama binomial
Osphronemus goramy
Lacépède, 1801
Ikan Gurami (Osphronemus goramy) adalah sejenis ikan air tawar yang populer dan disukai sebagai ikan konsumsi di Asia Tenggara dan Asia Selatan. Di samping itu, di negara-negara lainnya gurami juga sering dipelihara dalam akuarium.
Umumnya dikenal dengan nama gurami, ikan ini juga memiliki beberapa sebutan lokal seperti gurame (Sd.); grameh (Jw.); kalui (Jb.); ikan kali (Plg.), dan lain-lain.[1]

Pengenalan

Lukisan menurut Weber dan de Beaufort, 1916.
Ikan yang lebar dan pipih. Panjang tubuh (SL, standard length[2]) 2,0-2,1 kali tinggi tubuh; panjang tubuh total (dengan sirip ekor) bisa mencapai 1.000 mm. Sirip perut dengan jari-jari pertama yang pendek berupa duri dan jari-jari kedua yang lentur panjang serupa cambuk. Rumus sirip punggung (dorsal) XI-XIV (jari-jari keras atau duri) dan 12-14 (jari-jari lunak); sementara sirip dubur (anal) X-XI dan 20-23.[3]
Ikan yang muda memiliki moncong yang meruncing, dengan 8-10 pita melintang (belang) di tubuhnya. Jika beranjak dewasa warna-warna ini memudar, dan kepala ikan akan membengkak secara tidak teratur.[3]

Manfaat

Gurami bakar
Ikan gurami terutama digemari sebagai ikan konsumsi. Dagingnya padat, durinya besar-besar, rasanya enak dan gurih. Gurami hampir selalu tersedia di restoran, untuk dijadikan pelbagai macam masakan terutama gurami bakar dan gurami asam-manis. Ikan ini berharga cukup mahal.
Gurami juga disukai sebagai ikan hias akuarium.

Penyebaran dan ekologi

Gurami semula menyebar di pulau-pulau Sunda Besar (Sumatra, Jawa, dan Kalimantan), namun kini telah dipelihara sebagai ikan konsumsi di berbagai negara di Asia (terutama Asia Tenggara dan Asia Selatan) serta di Australia.[3]
Di alam, gurami hidup di sungai-sungai, rawa dan kolam, termasuk pula di air payau; namun paling menyukai kolam-kolam dangkal dengan banyak tumbuhan. Sesekali ikan ini muncul ke permukaan untuk bernapas langsung dari udara.[1]
Induk gurami, untuk beberapa waktu lamanya, menjaga dan memelihara anak-anaknya. Telurnya dilekatkan di tetumbuhan air atau ditaruh di sarang yang terbuat dari tumbuh-tumbuhan. Gurami terutama adalah pemakan tumbuhan, namun mau juga memangsa serangga, ikan lain, dan juga barang-barang yang membusuk di air.[1] Dari sifatnya yang rakus tumbuhan itu, gurami juga dimanfaatkan sebagai pengendali gulma di kolam-kolam.

Budidaya Gurami

Secara garis besar, budidaya gurami dibagi dalam 3 bagian utama, ini disebabkan pertumbuhan gurami yang lambat. ketiga bagian tersebut adalah:

  1. Pembibitan: Pembudidaya menyiapkan Induk Gurami (jantan dan betina) untuk dipijahkan (bertelur),
  2. Pendederan: Pembudidaya menetaskan telur menjadi larva hingga gurami dengan ukuran tertentu, biasanya ukuran 125 gram/ekor, atau 8 ekor/kg
  3. Pembesaran: Pembubidaya membesarkan gurami dari ukuran 125 gram/ekor menjadi 400 gram hingga 1 kg/ekor, umumnya disebut sebagai ukuran konsumsi.

Pembudidaya gurami dapat memilih ketiga bagian tersebut atau memilih salah satu bagian saja, biasanya berhubungan dengan luas lahan dan kemampuan budidaya.

Pembibitan

Dapat dilakukan pada kolam tanah, kolam semen, kolam plastik/terpal. Umumnya di kolam tanah dengan beberapa alasan. Induk gurami akan terangsang dan segera memijah pada kolam tanah yang sudah dikeringkan di bawah sinar matahari selama 3-4 hari, kolam berukuran 6 x 20 m2 ditempatkan beberapa pasang induk. Pasangan gurami terdiri atas 3 ekor betina dan 1 ekor jantan. Induk yang baik setelah berusia 3 tahun atau lebih, dengan bobot lebih dari 3 kg/ekor. Setiap induk gurami betina dapat menghasilkan 3,000 hingga 10,000 butir telur pada setiap kali bertelur, jumlah telur berkaitan dengan usia dan jenis (species) induk
Ketinggian air pada kolam antara 80 - 100cm, agar induk gurami dapat dengan leluasa membangun sarang untuk bertelur. Seperti umumnya keluarga/(family) Osphronemidae induk gurami, akan membangun sarang untuk bertelur.
Gurami yang hidup di alam, akan membangun sarang menggunakan bahan dari rumput kering sekitar tepi danau, rawa, sungai (lubuk) dsb. Pada budidaya, pembudidaya menyediakan bahan sarang berupa rumput kering, ijuk atau sabut kelapa yang sudah disisir, yang ditaruh pada para-para dari bambu atau bahan lainnya. Umumnya pembudidaya menggunakan ijuk karena mudah didapat.
Larva Gurami
3 - 7 hari sejak penempatan induk gurami di dalam kolam, pasangan gurami akan membuat sarang dari bahan yang tersedia, pada budidaya biasanya menggunakan ijuk, induk gurami akan mengambil serat-serat ijuk dan menganyam sarang menyerupai sarang burung. Induk betina akan menempatkan sejumlah telur pada sarang. Induk jantan akan menyemprotkan sperma pada kumpulan telur di dalam sarang. Saat tersebut ditunggu oleh pembudidaya yang akan mengambil sarang dengan hati-hati, dan mengeluarkan ribuan telur serta menempatkan pada wadah yang digunakan untuk penetasan, berupa akuarium, kolam/bak semen, bak fiber, ember, waskom dlsb.

Pendederan

Bibit Gurami
2 hari sejak penempatan telur di dalam wadah/tempat penetasan, telur akan menetas menjadi larva, proses penetasan untuk seluruh telur yang terbuahi, akan berlangsung selama 4-5 hari. Larva sudah mulai bergerak dan berenang, tetapi belum memerlukan makanan, karena larva masih menggendong persediaan bahan makanan berupa kuning telur. Pembudidaya harus menyiapkan pakan setelah larva berusia 10 hari berupa tepung pakan ikan, cacing sutera (tubifex), artemia, kutu air (Daphnia), atau lainnya.
Setelah 20 hari, tampak bentuk gurami kecil dengan ukuran sekitar 1 cm, dan biasanya pada usia 2 bulan (60 hari) ukuran gurami sudah mencapai 5 cm, ukuran ini sudah siap untuk ditebarkan ke kolam pembesaran. Sebagaian Pembudidaya Pendederan masih melanjutkan budidaya sampai ikan mencapai bobot sekitar 125 gram. Pendederan mulai usia 20 hari hingga 5-6 bulan, dilakukan di kolam semen, terpal, plastik dlsb. Pada pendederan jarang dilakukan di kolam tanah. Kolam dengan ukuran 4 x 6 m2, dapat ditebar bibit sebanyak 10,000 ekor. Pakan gurami setalah usia diatas 4 bulan, pembudidaya memberi pakan hijauan berupa cacahan daun kangkung, daun bira/sente, talas/keladi dsb.

cara memasukan postingan ke menu sub bar

  login keblog agan sekalian
          pastikan anda sudah membuat artikel yang kan dibuat,,setelah dibuat, nah disebelah kanan kan ada setelan entri klik label, ketik label sesuai yg anda inginkan ,,, untuk lebih gampangnya saya sesuaikan aja sama yang ada dimenu bar misalnya menu TIPS , nah label ini akan menjadi link / URL yang nantinya akan ditaruh dimenubar. untuk lebih jelasnya ini gan SSnya :




        nah , disebelah kanan setelan entri , udah ane tambahin label TIPS yg nantinya akan menjadi Link / Url ke Menu bar ,, setelah itu klik selesai kemudian klik perbaharui ,.. sampai sini udah paham gan ?? kalau udah lanjut ,, ke HTML nya .


  •  langkahnya :

         Masuk ke Template terus edit HTML setelah udah pecet dikeyboard CTRL + F di google chrome atau di mozila nanti muncul pencarian ,, nah tadi kan saya udah buat label tips ,,cari sesuai dengan judul menu bar , misalnya di menu bar Tips n trik ,,.


    <li><a href='http://syafrieal.blogspot.com/search/label/tips'>Tips n Trik</a></li>
ket      :  ganti blog anda/search/label/label yang tadi di buat  ,, misalnya tips seperti yg ada diatas .
            setelah itu Simpan template ,, sebenarnya menu bar ga jauh beda dgn label, cman di menubar bisa divariasi tpi label jga bisa dink hahha itu saja mungkin dari saya ,,, kalau kurang jelas ditanyakan aja dikomentar ,,   semoga bermaanfaat bagi saudara sekalian ,, sampai jumpa di postingan selanjutnya . 

memasukan postingan

CARA MEMASUKKAN POSTINGAN KE MENU BLOG


Tentukan sendiri cara mu ngeblog. Bebas pake yang mana saja. Bhinneka  menyediakan semuanya.

Banyak blogger pemula yang tidak tahu bagaimana cara memasukkan postingan ke dalam menu sebuah blog termasuk ane.  Untuk mbah – mbah nya blogger, mohon pencerahan jika isi postingan ini ada yang salah jalur. Peace....
Terkadang sebuah blog memiliki banyak menu tapi menu tersebut serasa sebuah hiasan blog yang tidak ada fungsinya. Setelah search, akhirnya ke temu bagaimana me link kan postingan ke menu blog...
Hal yang anda perlu lakukan adalah sebagai berikut:
1. Ketika anda menulis sebuah postingan. Jangan lupa memberi “Label” pada postingan tersebut. Pemberian nama Label terserah anda. Tapi, ada baiknya Nama “Label “ sesuai dengan menu atau submenu blog anda. Coba perhatikan gambar berikut!



HOME, SIAPA KAMI?, SOK TAHU, TEKNIK, LOMBA BLOG dan UNCATEGORIZED merupakan menu utama dari blog yang sedang anda baca ini. Submenu dari menu SOK TAHU adalah Bebas Sok Tahu, Mau Tahu, Blog dan IT. Nah, jika anda memberi label sebuah postingan maka ada baiknya sesuai dengan menu dan submenu blog anda.
2. Mulailah membuat sebuah postingan. Postingan yang terlanjur tidak memiliki Label atau anda ingin menukar Label postingan tersebut anda bisa mengeditnya kembali dengan cara masuk ke Dashboard àPosts à Edit (pada judul postingan yang akan kamu edit).
Perhatikan cara membuat Label pada gambar berikut!



Buatlah sebuah postingan. Setelah selesai maka klik tulisan “Labels” yang sebelah kanan kotak postingan. Letaknya dibawah “Post Settings”. Perhatikan gambar diatas. Ketik label yang anda mau. Lalu klik “Done”. Pemberian Label telah selesai. Sebagai contoh dalam blog ini adalah postingan CARA MEMASUKKAN POSTINGAN KE MENU BLOG saya beri label Blog. Perhatikan gambar diatas.



3. Selajutnya adalah masuk ke Dashbord blog anda. Lalu ke menu Template àedit HTML.

4. Klik proceed. Jangan lupa centang kotak “Expand Widget Templates”.

5. Coba cari menu atau submenu blog anda. Ctrl + F untuk memudahkan pencarian.

Perhatikan gambar berikut ini!


Perhatikan lingkaran merah. Perhatikan tulisan href=’#’>Blog
.  Blog merupakan submenu dari blog soktauit. Perhatikan tanda ‘#’. # merupakan tempat label yang anda akan masukkan.

6. Muat ulang halaman blog anda menggunakan tab baru dari browser anda. Perhatikan gambar berikut.



Perhatikan kedua tanda panah diatas. Perhatikan lingkaran merah. Blog merupakan sebuah label. Klik tulisan Blog tersebut (sesuaikan dengan label blog anda). Setelah anda klik maka copykan alamat label tersebut. Perhatikan lingkaran kuning.

7. Setelah alamat label tersebut anda copy maka buka kembali ke edit HTML anda tadi. Perhatikan gambar dibawah ini!




Coba perhatikan lagi gambar penjelasan no 5. Tulisan href=’#’>Blog
 akan berubah menjadi href='http://soktauit.blogspot.com/search/label/Blog'>Blog. Apa yang berubah? Tanda # diganti dengan alamat label yang dikopikan tadi. Dengan kata lain, alamat label yang telah dikopi pada penjelasan 6 dipastekan ke dalam tanda petik.
Simpan peruabahan template anda. Setelah itu muat ulang halaman blog anda. Coba buktikan apakah usaha yang telah anda lakukan berhasil atau tidak.
Selamat mencoba!

memasukan postingan

CARA MEMASUKKAN POSTINGAN KE MENU BLOG


Tentukan sendiri cara mu ngeblog. Bebas pake yang mana saja. Bhinneka  menyediakan semuanya.

Banyak blogger pemula yang tidak tahu bagaimana cara memasukkan postingan ke dalam menu sebuah blog termasuk ane.  Untuk mbah – mbah nya blogger, mohon pencerahan jika isi postingan ini ada yang salah jalur. Peace....
Terkadang sebuah blog memiliki banyak menu tapi menu tersebut serasa sebuah hiasan blog yang tidak ada fungsinya. Setelah search, akhirnya ke temu bagaimana me link kan postingan ke menu blog...
Hal yang anda perlu lakukan adalah sebagai berikut:
1. Ketika anda menulis sebuah postingan. Jangan lupa memberi “Label” pada postingan tersebut. Pemberian nama Label terserah anda. Tapi, ada baiknya Nama “Label “ sesuai dengan menu atau submenu blog anda. Coba perhatikan gambar berikut!



HOME, SIAPA KAMI?, SOK TAHU, TEKNIK, LOMBA BLOG dan UNCATEGORIZED merupakan menu utama dari blog yang sedang anda baca ini. Submenu dari menu SOK TAHU adalah Bebas Sok Tahu, Mau Tahu, Blog dan IT. Nah, jika anda memberi label sebuah postingan maka ada baiknya sesuai dengan menu dan submenu blog anda.
2. Mulailah membuat sebuah postingan. Postingan yang terlanjur tidak memiliki Label atau anda ingin menukar Label postingan tersebut anda bisa mengeditnya kembali dengan cara masuk ke Dashboard àPosts à Edit (pada judul postingan yang akan kamu edit).
Perhatikan cara membuat Label pada gambar berikut!



Buatlah sebuah postingan. Setelah selesai maka klik tulisan “Labels” yang sebelah kanan kotak postingan. Letaknya dibawah “Post Settings”. Perhatikan gambar diatas. Ketik label yang anda mau. Lalu klik “Done”. Pemberian Label telah selesai. Sebagai contoh dalam blog ini adalah postingan CARA MEMASUKKAN POSTINGAN KE MENU BLOG saya beri label Blog. Perhatikan gambar diatas.



3. Selajutnya adalah masuk ke Dashbord blog anda. Lalu ke menu Template àedit HTML.

4. Klik proceed. Jangan lupa centang kotak “Expand Widget Templates”.

5. Coba cari menu atau submenu blog anda. Ctrl + F untuk memudahkan pencarian.

Perhatikan gambar berikut ini!


Perhatikan lingkaran merah. Perhatikan tulisan href=’#’>Blog
.  Blog merupakan submenu dari blog soktauit. Perhatikan tanda ‘#’. # merupakan tempat label yang anda akan masukkan.

6. Muat ulang halaman blog anda menggunakan tab baru dari browser anda. Perhatikan gambar berikut.



Perhatikan kedua tanda panah diatas. Perhatikan lingkaran merah. Blog merupakan sebuah label. Klik tulisan Blog tersebut (sesuaikan dengan label blog anda). Setelah anda klik maka copykan alamat label tersebut. Perhatikan lingkaran kuning.

7. Setelah alamat label tersebut anda copy maka buka kembali ke edit HTML anda tadi. Perhatikan gambar dibawah ini!




Coba perhatikan lagi gambar penjelasan no 5. Tulisan href=’#’>Blog
 akan berubah menjadi href='http://soktauit.blogspot.com/search/label/Blog'>Blog. Apa yang berubah? Tanda # diganti dengan alamat label yang dikopikan tadi. Dengan kata lain, alamat label yang telah dikopi pada penjelasan 6 dipastekan ke dalam tanda petik.
Simpan peruabahan template anda. Setelah itu muat ulang halaman blog anda. Coba buktikan apakah usaha yang telah anda lakukan berhasil atau tidak.
Selamat mencoba!